Popular Posts

Susi Pudjiastuti Mengatakan Akan Memberi Hukuman Kepada Petugas Kapal Yang Buang Sampah Ke Laut

Susi Pudjiastuti Mengatakan Akan Memberi Hukuman Kepada Petugas Kapal Yang Buang Sampah Ke Laut

Post Ibukota - Beberapa saat lalu tersebar video pembuangan sampah kelaut yang dilakukan oleh petugas kapal akhirnya telah sampai ke telinga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Susi meminta kepada PT Pelni agar memberikan hukuman kepada petugas yang membuang sampah kelaut , namun karena PT Pelni telah meminta maaf kepada semua pihak, maka diharapkan kedepan hal tersebut tidak terulang lagi, ucap Susi.

Dimana pada sebelumnya telah tersebar video seorang petugas membuang sampah plastik kelaut, dan PT Pelni melalui website resminya meminta maaf kepada semua pihak atas kejadian tak terpuji tersebut, dimana diketahui pembuangan sampah tersebut dilakukan oleh seorang petugas yang bekerja di KM Bukit Raya.

Pada permintaan maaf tersebut PT Pelni mengatakan "Kami dari PT Pelni (Persero) secara serius meminta maaf dan membenarkan adanya aksi pembuangan sampah ke laut yang dilakukan oleh seorang pekerja dan merupakan pegawai Autsourcing Post Ibukota.

Siswa Pelaku Bully di Thamrin Akan di Rehabilitasi selama 3 bulan

Siswa Pelaku Bully di Thamrin Akan di Rehabilitasi selama 3 bulan

Post Ibukota – Dari hasil musyawarah berbagai pihak dan merupakan kesepakatan yang telah di ambil oleh Departemen Sosial kemudian menghasilkan sebuah kesepakatan dimana para siswa yang sebelumnya melakukan bullying terhadap SW akan di rehabilitasi di Panti Kementerian Sosial Cipayung selama 3 bulan kedepan.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kapolsek Tanah Abang AKBP Suwarno saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolsek Tanah Abang menjelaskan hal tersebut merupakan kesepakatan yang telah di ambil oleh berbagai pihak.

Suwarno juga mengatakan tempat rehap tersebut juga memiliki kelas, ada kelas 1 hingga kelas 6 SD kemudian SMP juga ada, dan para pelaku akan di akan tinggal di asrama tersebut selama 3 bulan untuk mendapatkan pengemblengan agar sekeluarnya dari sana akan melaukan hal yang berguna.

Pada saat memberikan penjelasan, Suwarno mengatakan sanksi tersebut tidak ada membedakan usia dibawah umur, Suwarno telah menyampaikan pe pihak Kemensos agar melakukan komunikasi kepada sekolah agar nanti dapat kembali lagi ke sekolahnya kembali Post Ibukota.

Fahri Hamzah Mengatakan Penetapan Tersangka Setya Novanto Untuk Menghibur Publik

Fahri Hamzah Mengatakan Penetapan Tersangka Setya Novanto Untuk Menghibur Publik

Post Ibukota – Pada tanggal 17 Juli Ketua KPK Agus Raharjo saat memberikan konferensi Pers mengatakan pihak KPK telah menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka pada kasus E-KTP.

Atas keputusan tersebut Fahri Hamzah selaku wakil ketua DPR angkat bicara dan mengatakan keputusan yang di keluarkan oleh KPK adalah semata untuk menghibur Publik, dimana Fahri mengatakan sebelumnya ketua KPK pernah mengatakan “Kami tidak akan mengecewakan”.

Untuk itu pagi ini dengan pemimpin DPR yang baru akan menggelar rapat pada pukul 10 pagi.

Fahri juga mengatakan E-KTP adalah kasus khayalan dan tidak ada sama sekali, itu merupakan rekayasa kemudian penetapan tersangka juga di lakukan terlalu mengada-ngada, pada kasus ini Fahri mengatakan kalau KPK hanya melakukan janjinya kepada masyarakat Indonesia.

Saat selesai di periksa oleh KPK, Fahri sempat bertanya kepada Setya Novanto hasil pemeriksaan, novanto mengatakan hingga kini dirinya belum mengetahui apa yang menjadi alat bukti atas penetapan dirinya sebagai tersangka.

Kemudian pada rapat paripurna nanti Novanto tetap akan menghadirinya, karena belum di lakukan penahanan terhadap dirinya, ucap Fahri saat menberikan keterangan kepada wartawan Post Ibukota.

Bagi Yang Tidak Setuju Dengan Keputusan Perpu Ormas Dapat Menggugat Ke MK

Bagi Yang Tidak Setuju Dengan Keputusan Perpu Ormas Dapat Menggugat Ke MK

Post Ibukota – Setelah Perpu Ormas dikeluarkan, banyak pihak yang bertentangan atas perpu tersebut, atas masalah tersebut Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi saat memberikan keterangan kepada publik mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 bukanlah merupakan Perpu baru, akan tetapi merupakan koreksi dari UU nomor 17 tahun 2017 mengenai pengaturan Ormas.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Johan saat memberikan seminar Manajemen Komunikasi Pemerintahan di Hotel Santika Semarang, Dimana Johan mengatakan banyak pihak yang salah menanggapi Perpu tersebut di keluarkan sebagai alat untuk membubarkan omas, dan hal tersebut dinyatakan salah oleh Johan.

Johan menyebutkan beberapa peraturan yang terdapat pada Perpu nomor 2 2017 yang merupakan koreksi dan juga terdapat sedikit penambahan dari UU nomor 17 tahun 2013 yang telah diumumkan oleh Wiranto.

Kemudian perpu 2/2017 masih menunggu persetujuan dari pihak DPR, kemudian apabila ada pihak yang tidak setuju maka boleh menggugat melalui jalur hukum yang ada.

Hanya untuk meluruskan berita yang ada, Perppu ini bukanlah pembubaran Ormas, perpu ini di buat karena munculnya reaksi publik atas kehadiran ormas yang anti-pancasila, atas dasar tersebut kemudian Presiden memberikan perintah kepada Menko Polhukan Wiranto agar segera mengkaji hal tersebut.

Diketahui HTI akan menggugat Perppu tersebut ke MK, dan terdapat juga beberapa fraksi yang terdapat diDPR yang tidak menyetujui terbitnya Perppu tersebut, yaitu PKS dan juga Gerindra.

Yuzril Ihza Mahendra selaku pengacara HTI mengatakan pasal yang dikhawatirkan adalah pasal 59 ayat 4 yang berbunyi ormas dilarang menganut dan menyebarkan fahan yang bertentangan dengan Pancasila Post Ibukota.

1000 Lebih PNS Yang Bolos Kerja Tidak Akan Mendapatkan Tunjangan

1000 Lebih PNS Yang Bolos Kerja Tidak Akan Mendapatkan Tunjangan

Post ibukota – Dari hasil informasi yang diterima, Gubernur DKI jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pada hari pertama kerja setelah cuti lebaran terdapat 1000 lebih PNS yang bolos kerja, namun dirinya belum menerima rinciannya berapa, akan tetapi Djarot tidak mau ambil pusing dengan kabar tersebut.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Djarot mengatakan sangat senang karena PNS yang bolos kerja di hari pertama setelah cuti tidak akan mendapat tunjangan, dan uang dari tunjangan tersebut akan dimasukkan ke dalam kas daerah.

Djarot saat diwawancarai di Balai Kota Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat mengatakan bagus banget, nanti uang nya akan kita potong TKDnya kemudian akan kita masukkan ke dalam kas daerah, kan bagus itu, benar gak?

Kemudian setelah di potong TKD nya, akan kita berikan lagi peringatan pertama dan juga peringatan kedua, kemudian Djarot juga akan memanggi PNS yang bolos, dan apabila PSN tersebut sudah tidak kerasan maka saya persilahkan keluar dari lingkungan Pemprov DKI.

Namun saat memberikan keterangan, Djarot mengatakan PNS yang bolos kerja di hari pertama lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meskipun begitu Djarot menyindir PNS yang bolos kerja tersebut apakah tidak cukup dengan cuti 10 hari tersebut, apakah perlu cuti 15 hari atau sebulan, sedangkan saya sendiri libur 10 hari saja bingung mau ngapain, ucap Djarot kepada wartawan Post ibukota.



Seorang Penumpang Bus Melahirkan di Tol Cipali

Seorang Penumpang Bus Melahirkan di Tol Cipali

Post Ibukota – Seorang penumpang bus bernama Sukiati (43) saat hendak menuju ke Jakarta tiba-tiba saja ingin melahirkan, atas kondisi tersebut terpaksa Sukiati melahirkan di pinggir jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 82 arah Jakarta dan di bantu oleh penumpang lain dan juga polisi.

Namun saat hendak melahirkan Sukiati tidak didampingi oleh 1 keluarga pun, Arman Sahti selaku Kasat Lantas Polres Purwakarta juga turut membantu mengevakuasi Sukiati dan juga anaknya yang baru di lahirkan hingga membawanya ke rumah sakit.

Arman yang mengetahui kejadian tersebut saat sedang melakukan patroli di Tol tersebut untuk memantau arus balik lebaran 2017, meski Sukiati menjalani proses persalinan secara darurat, namun bayi yang dilahirkan selamat dan dalam kondisi yang sehat.

Kini Sukiati dan juga bayinya telah di bawa ke rumah sakit Siloam Purwakarta menggunakan mobil dinas Lantas Post Ibukota.

Pelaku Penusukan Anggota Brimob di Masjid Bernama Mulyadi

Pelaku Penusukan Anggota Brimob di Masjid Bernama Mulyadi

Post Ibukota – Pada kasus penusukan terhadap anggota Brimob di Masjid Falatehan di kawasan Bhayangkara Mabes Polri kini sedang di dalami pihak kepolisian Mabes Polri, saat memberikan keterangan kepada wartawan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan dari KTP yang di temukan bukanlah KTP asli dar pelaku.

KTP tersebut adalah milik kakak ipar pelaku, hal tersebut terungkap setelah anggota melakukan penelusuran terhadap KTP tersebut.

Saat memberikan keterangannya Setyo mengatakan pelaku dipastikan bernama Mulyadi yang merupakan seorang pedagang kosmetik di Roxy, tidak hanya itu, pihak kepolisian juga meminta keterangan kepada pemilik KTP yang merupakan kakak ipar pelaku, ucap Setyo.

Dari keterangan si pemilik KTP, benar jasat pelaku penusukan brimob di Masjid Falatehan adalah Mulyani yang merupakan adik iparnya.

Kemudian pihak kepolisian masih mendalami dan meminta dari keterangan dari kakak ipar pelaku dan melakukan pengembangan apakah ada kaitannya dengan si pemilik KTP yang kini diperiksa sebagai saksi Post Ibukota.



Djarot Mengecek Kondisi Kolong Tol Kalijodo dan RPTRA

Djarot Mengecek Kondisi Kolong Tol Kalijodo dan RPTRA

Post ibukota – Hari ini Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan ke kawasan Kalijodo untuk mengecek kawasan tersebut setelah sebelumnya dilakukan kembali pembongkaran terhadap bedeg-bedeg yang di bangun oleh beberapa warga, setelah memeriksa kolong Tol, Djarot juga mengunjungi RPTRA kalijodo.

Daru hasil pantauan yang kami lakukan, Djarot tiba di Kalijodo sekitar pukul 10:00 WIB, Djarot yang ditemani oleh Kepala Satpol PP Jupan Royter dalam melakukan pemeriksaan tersebut, dan di jaga oleh pasukan satpol PP.

Djarot saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan akan membangun pagar dan di buat taman, hal tersebut disampaikan kepada Jupan Kepala Satpol PP.

Setelah selesai mengecek keadaan kolong jembatan Tol, Djarot bergerak ke RPTRA Kalijodo yang terdapat di depan kolong jembatan Tol, dari pantauan yang kami lakukan RPTRA Sedang sepi pengunjung, dan parkiran juga masih sepi.

Tidak hanya itu Djarot juga tidak lupa untuk mengecek Mural yang biasanya di jadikan tempat untuk berfoto-foto, kemudian Djarot meminta petugas untuk menambah foto di tempat yang masih kosong.

Djarot meminta kepada pekerja agar nemanbah lukisan yang berpendidikan, seperti rumah adat, atau daerah dan jenis binatang yang terdapat pada daerah tersebut Post ibukota Post ibukota.





KPK Jelaskan Ada Alternatif Operasi Besar Terkait Mata Kiri Novel

KPK Jelaskan Ada Alternatif Operasi Besar Terkait Mata Kiri Novel

Post Ibukota - Penyelidik KPK Novel Baswedan sedang menjalani perawatan di Singapura. Novel juga merayakan Idul Fitri bersama keluarganya di sana.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan adanya alternatif operasi besar untuk mengobati mata kiri Novel. Dalam pemeriksaan pada Rabu (28/06/2017) disebutkan jaringan putih di mata kiri Novel tidak bisa tumbuh kembali.

"Ada alternatif dilakukan operasi besar untuk menggantikan jaringan di bagian putih mata yang sudah mati di mata kirinya,' tutur Febri kepada wartawan, Kamis (29/06/2017).

Tapi upaya operasi mata kiri Novel rencananya akan dilakukan setelah dokter menyelesaikan tindakan di mata kanan. Saat ini mata kanan Novel menunjukkan perbaikan meskipun masih ada lapisan kornea yang rusak.

Febri mengungkapkan dokter mempunyai pilihan, antara lain memakaikan hard lens atau memicingkan sebagian kecil mata Novel. Keputusan akan diambil dalam 1 sampai 2 minggu ke depan.

"Pemicingan mata bisa dilakukan jika dalam 1 sampai 2 minggu ke depan perbaikan skin kornea stuck atau tidak ada perkembangan lagi," ujarnya.

Febri menyebutkan Novel juga menitipkan ucapan selamat Idul Fitri. Febri juga mengatakan Novel berjanji akan teguh menjadi bagian dari pemberantasan korupsi.

"Setelah mengalami seluruh perawatan sampai melewati Ramadhan dan bisa menjalankan Idul Fitri bersama keluarganya di Singapura pada beberapa hari lalu, sekarang ini Novel mengungkapkan tetap teguh hati menjadi bagian dari kerja pemberantasan korupsi," tambah Febri. (Post Ibukota )

Keadaan Kalijodo Saat ini Setelah di Bongkar Beberapa Saat Lalu

Keadaan Kalijodo Saat ini Setelah di Bongkar Beberapa Saat Lalu

Post ibukota – keadaan kolong Tol Kalijodi saat ini tidak lagi terdapat aktivitas seperti sebelumnya setelah di lakukan penggusuran, akan tetapi masih saja banyak warga yang tetap menetap di kawasan kolong tol tersebut meskipun bedeg telah di bersihkan.

Dari hasil pantauan yang kami lakukan di kolong tol Kalijodo, Jalan kepanduan I Pejagalan Penjaringan Jakarta, Kamis, meskipun sudah tidak terdapat kendaraan yang berlalu-lalang, namun masih ada warga dan juga puing-puing bangunan dan sampah berserakan di bawah kolong jembatan tersebut.

Masih banyak terdapat kasur di kawasan tersebut, kemudian terdapat juga peralatan mandi dispenser dan juga galon air mineral.

Saat warga dimintai keterangan, salah satu warga mengatakan berasal dari Semarang, ada juga Betawi dan ada juga yang mengatakan berasal dari Medan, Seorang ibu-ibu bernama Sumuyati mengaku telah 11 tahun berada di jakarta, dan hidupnya selalu berpindah pindah dari kolong jembatan 1 ke kolong jembatan lainnya.

Sumiyati mengatakan dirinya tinggal dengan suaminya di kolong tol tersebut, sebelum di gusur bekerja sebagai pencuci mobil, truck yang singgah di kawasan tersebut, namun sekarang tidak ada lagi truk yang singgah jadi tidak ada lagi penghasilan yang masuk, ucap Sumiyati.

Sumiyati merasa sedih tidak dapat mudik karena tidak ada biaya, katanya bila tidak sakit dirinya biasanya mengumpulkan botol plastik Post ibukota.

Kalijodo Telah Ditertibkan, Kini Giliran Pasar Ikan dan Bukit Duri

Kalijodo Telah Ditertibkan, Kini Giliran Pasar Ikan dan Bukit Duri


Post Ibukota – Pemerintah DKI Jakarta kini telah melakukan penggusuran terhadap bedeg-bedeg yang terdapat pada kawasan Kalijodo, dimana bedeg-bedeg tersebut digunakan untuk tempat melakukan maksiat, dan pemerintah setelah menertibkan Kalijodo selanjutnya akan melakukan penertiban ke beberapa lokasi lain lagi.

Kasatpol PP DKI Jakarta Jupan Royter Tampubolon mengatakan setelah Kalijodo, kami akan melakukan penertiban di Bukit Duri dan juga Pasar Ikan Jakarta utara, ucap Jupan saat berada di Kawasan Kolong Tol Kalijodo saat melakukan penertiban.

Saat melakukan penertiban, Jupan mengaku masih banyak mendapatkan kendala seperti premanisma, akan tetapi dirinya tidak khawatir karena mendapatkan backup dari pihak kepolisian.

Jupan mengatakan banyak teman-teman yang takut karena terdapat premanisme, Jupan mengatakan pihaknya juga menemukan premanisme pada setiap akan melakukan penertiban, kemudian Jupan pun telah memperingatkan apabila menemukan tindak premanisme langsung lapor ke atasan.

Kemudian Satpol PP di setiap kecamatan akan langsung bertindak tegas, apabila takut lapor pada camat kemudian undang Kapolsek dan Danramil.

Jupan mengatakan akan menjaga lokasi yang telah ditertibkan, terutama setelah menjelang lebaran nanti, pasti akan menjadi momen tepat untuk dibangun bedeg lagi karena sepi Post Ibukota.

Polda Metro Jaya Kembali Menegaskan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

Polda Metro Jaya Kembali Menegaskan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama

Post ibukota – Kapolda Metro Jaya menegaskan tidak ada kriminalisasi terhadap Ulama, dimana sebelumnya banyak beredar isu terjadi kriminalisasi terhadap Pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq.

Iriawan mengatakan dimata hukum semuanya sama, hal tersebut juga termasuk dengan ulama, dan kini kita telah menyatakan status Rizieq Shibab sebagai tersangka pada kasus pornografi yang melibatkan Firza husein.

Iriawan juga membantah upaya dalam menangani kasus Rizieq adalah sebuah kriminalisasi kepada ulama yang dilakukan oleh pihak kepolisan.

Iriawan mengatakan, Saya bersumpah tidak ada kriminalisasi, apabila terjadi kriminalisasi saya akan menanggung dosanya.

Dimana sebelumnya penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyatakan Rizieq berstatus tersangka pada kasus chat yang berkonten pornografi dengan Firza Husein Post ibukota .

Amien Rais Akan Umrah Seperti Yang Di Lakukan Rizieq

Amien Rais Akan Umrah Seperti Yang Di Lakukan Rizieq


Post ibukota – Amien Rais Mantan Ketua Umum PAN sebelumnya dikabarkan gagal untuk menemui pemimpin KPK, Amien Rais yang ingin menemui pemimpin KPK karena namanya disebut oleh Jaksa Penuntut pada kasus aliran dana atas terdakwa Siti Fadilah Supari.

Namun kini tersebar Amien Rais akan berangkat Umrah ke Arab Saudi, dimana kita ketahui Rizieq yang kini telah dijadikan sebagai tersangka atas kasus Baladacintarizieq juga melarikan diri ke Arab Saudi untuk menghindari jeratan hukum yang kini menimpanya.

Akan tetapi Amien Rais mengatakan setelah pulang dari Umrah memastikan akan menemui pemimpin KPK, namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah Amien Rais setelah Umrah akan kembali ke Indonesia atau mengikuti jejak Rizieq Shihab dan tidak kembali ke tanah air.

Sebelumnya dikatakan Amien Rais yang tidak jadi untuk menemui pemimpin KPK kemudian mengirimkan utusan untuk menemui pihak KPK.

Dari keterangan utusan Amien Rais mengatakan Amien Rais akan kembali lagi untuk menemui pemimpin KPK setelah kembali dari ibadah umrah, namun pihak KPK menegaskan tidak akan menemui orang yang berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani Post ibukota.



Amien Rais Tidak Jadi Ke KPK karena Pemimpin KPK Tidak Mau Bertemu

Post ibukota – Dikabarkan Amien Rais tidak jadi ke kantor KPK karena pemimpin lembaga antirasuah tidak mau bertemu, namun terdapat beberapa utusan dari PAN ke KPK yaitu Dradjad Wibowo, Hanafi Rais dan Saleh Partaonan Daulay.

Orang-orang yang diutus mereka menemui Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, namun sebenarkan Amien Rais benar-benar ingin bertemu dengan Pemimpin KPK, akan tetapi ketua KPK tidak bersedia untuk bertemu untuk itu Amien Rais tidak ke KPK, namun Dradjad mengatakan Amien Rais berada di dekat gedung.

Bila pemimpin KPK bersedia ditemui maka beliau akan langsung meluncur, Amien Rais berkilah bertemu dengan pemimpin KPK untuk memberi keterangan, meskipun pemimpin KPK tidak dapat bertemu, Amien Rais berpesan kapan bisa dilakukan pertemuan, karena beliau hendak pergi untuk Umrah.

Dradjad mengatakan Amien Rais harus mengklarifikasi langsung kepada pemimpin KPK, dia mengatakan berita ini telah di tambah dan juga di besar-besarkan, oleh karena itu nama Amien Rais yang tercantum pada sidang kasus alat kesehatan yang terdakwanya adalah Siti Fadilah Supari karena pengaruh efek luar yang sangat besar.

Dimana saat nama Amien Rais disebutkan kemudian dibumbui kini efeknya sangat besar sekali, kerusakan pada nama Amien Rais sangat luar biasa, untuk itu pak Amien Rais perlu memberikan keterangan agar kerusakan nama yang dapat mengakibatkan konflik dapat segera diatasi, ucap Dradjad saat berada di KPK Post ibukota.



Jubir FPI Mengatakan Tersangka Persekusi Hanya Simpatisan Bukan Anggotanya

Jubir FPI Mengatakan Tersangka Persekusi Hanya Simpatisan Bukan Anggotanya

Post ibukota – Pihak FPI membantah kalau pengakuan dari Abdul Mujid dan Matsunin yang telah menjadi tersangka pada kasus Persekusi terhadap M anak berusia 15 tahun adalah anggota FPI.

Abdul Mujid danMatsunin mengaku adalah anggota FPI saat memberikan keterangan pada Polda Metro Jaya saat di tangkap, Abdul Mujid juga mengaku kalau kenal dengan Imam besar FPI Rizieq Shihab akan tetapi jarang ketemu sama Rizieq.

Atas pengakuannya tersebut, pihak FPI dengan tegas menyatakan Abdul Mujid dan juga Matsunin bukanlah anggota dari FPI namun hanya simpatisan, karena apabila anggota FPI pasti ada kartu identitasnya.

Juru bicara FPI Slamet Maarif saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan kedua orang tersebut hanyalah simpatisan, karena semua anggota pasti ada kartu tanda anggota FPI, dan Slamet memastikan keduanya bukan anggota FPI Post ibukota.



Pengancam Bom Mesjid Istiqlal Telah Berhasil di Bekuk

Pengancam Bom Mesjid Istiqlal Telah Berhasil di Bekuk

Post ibukota – Sebelumnya terjadi salah tangkap terhadap Iyus Rusmana atas kasus penyebaran ancaman bom Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dan pria yang di duga penyebar ancaman itu pun di periksa intensif oleh pihak kepolisian.

AKBP Hendy Ferbianto mengatakan Jajaran Unit II Jatanras Ditkrimun telah berhasil mengamankan terduga pelaku penebar ancaman toror bom di Masjid Istiglal Sawah besar Jakarta Pusat 31 Mei lalu, dan pelaku berhasil ditangkap pada pukul 02:00 WIB, ucap Hendy kepada wartawan.

Tersangka yang telah diamankan tersebut bernama Ir Mudji Dachri merupakan warga Bukit Pakar Timur no 86 RT 04 RW 02 Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.

Dan sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan Iyus yang tinggalnya di Apartemen The Peak Residence Sudirman Setiabudi, Jakarta.

Iyus berprofesi sebagai satpam dan di tangkap karena diduga telah menyebarkan SMS teror ke pengurus Masjid Istiglar sabtu lalu, dan isi SMS tersebut adalah mengancam akan mengebom Masjid.

Setelah di periksa ternyata Iyus bukan pelakunya dan kemudian di lepas karena terbukti tidak bersalah Post ibukota.



Polda Metro Jaya Angkat Suara Kasus Persekusi Yang Akhir Ini Terjadi

Polda Metro Jaya Angkat Suara Kasus Persekusi Yang Akhir Ini Terjadi

Post ibukota – dalam pekan terakhir ini Polda Metro Jaya telah menerima 3 laporan atas kasus Persekusi dan dua diantaranya telah di tindak lanjuti.

Kapolda Metro Jaya saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan 2 dari 3 kasus tersebut kini telah ditangani, dan kedua korban tersebut sama-sama membuat laporan, Irawan tidak menjelaskan secara terperinci kapan orang itu membuat laporan, namun Irawan menegaskan tindakan Persekusi tidak dibenarkan.

Irawan menegaskan tidak dibenarkan dilakukan tindakan Intimidasi, penekanan, kemudian diancam dengan menggunakan materai, hal itu tidak boleh terjadi, itu termasuk dalam kategori penculikan, saya menegaskan semua pihak tidak boleh melakukan persekusi, tegas Iriawan saat berada di Komplek Dasana Indah.

Atas laporan dari kasus ini, kini pihak kepolisian telah bergerak untuk melakukan tindakan terhadap Persekusi, Iriawan juga meminta kepada masyarakat agar ikut bekerja sama dan segera melapor atas tindakan persekusi yang terjadi di dalam masyarakat.

Iriawan menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelaku persekusi, pihak kepolisian hanya perlu mendapatkan laporan telah ditemukan video intimidasi di media sosial, dan laporan tersebut akan segera kita tindaklanjuti Post ibukota.





Lulung Mengatakan Ahok Adalah Orang Yang Berjiwa Besar

Lulung Mengatakan Ahok Adalah Orang Yang Berjiwa Besar

Post ibukota – Abraham Lunggana atau biasa dipanggil Haji Lulung mendoakan Ahok yang kini di penjara atas kasus penodaan agama, dan kita ketahui sebelumnya Lulung yang selalu berlawanan dengan Ahok namun kini dirinya mendoakan Ahok agar bisa tegar menghadapi hukumannya tersebut.

Saat memberikan keterangannya kepada wartawan Lulung mengatakan “ kita doakan agar Ahok dapat menerima semua keadaan yang sedang dihadapinya saat ini, Lulung juga tidak lupa mendoakan agar Ahok diberi kesehatan saat berada di Mako Brimob.

Lulung juga tidak lupa mendoakan agar keluarga Ahok bisa tetap tegar menghadapi semua itu.

DPRD sebelumnya diketahui telah menggelar rapat palipurna untuk mengumumkan pengunduran diri yang diajukan oleh Ahok dan juga pengangkatan Djarot sebagai Gubernur.

Lulung selaku pemimpin DPRD DKI Jakarta tidak terlihat pada rapat tersebut dengan alasan tidak sehat, namun dirinya memberikan apresiasi atas keputusan yang telah diambilnya dan mengatakan Ahok adalah orang yang sangat berjiwa besar.

Tidak lupa Lulung juga mendoakan Djarot yang menggantikan Ahok di sisa jabatannya dan berharap dapat bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik dengan DPRD DKI Jakarta Post ibukota.

Fahri Hamzah Menegaskan Tidak Perlu Izin Menjenguk Auditor BPK Di Tahanan


Fahri Hamzah Menegaskan Tidak Perlu Izin Menjenguk Auditor BPK Di Tahanan

Post ibukota – Wakil ketua DPR Fahri Hamzah hari ini terlihat menjenguk dua Auditor BPK yang ditahan di Polres Jakarta Timur atas kasus OTT yang dilakukan oleh KPK beberapa saat lalu, atas kunjungannya tersbut Fahri menegaskan kalau dirinya tidak perlu minta izin kepada siapapun.

Fahri mengatakan DPR memiliki kekuasaan untuk melakukan sidak tanpa meminta izin kepada siapapun itu, ucap Fahri saat memberikan keterangan kepada wartawan di gedung DPR, Senayan.

Dari penjelasannya, Fahri mengatakan DPR adalah salah satu lembaga tertinggi di Indoneia, untuk itu pada aksi sidak ke Polres Jakarta Timur adalah real urusan negara, jadi hal tersebut tidak perlu meminta izin kepada siapapun.

DPR adalah lembaga pengawasan paling tinggi, menurut UU, DPR tidak dapat tunduk dengan aturan internal lain, Fahri menegaskan dirinya sedang menjalankan tugas negara, jadi tolong di hargai dan jangan anggap dirinya adalah orang yang tidak jelas, ucap Fahri sambil menunjukkan pin anggota DPR nya.

Kemudian Fahri mengatakan dirinya adalah Wakil Ketua DPR Koordinator Kesejahteraan Rakyat, dan kunjungan dirinya ini semata untuk menciptakan kesejahteraan Post ibukota .

Andi Narogong Akan Bersaksi Pada Hari Ini di Kasus E-KTP

Andi Narogong Akan Bersaksi Pada Hari Ini di Kasus E-KTP

Post Ibukota – Hari ini Tanggal 29 Mei 2017 Andi Agustinus atau biasanya disebut dengan Andi Narogong akan bersaksi pada kasus sidang E-KTP bersama dengan 5 orang lainnya, ucap Humas Pengadilan Tipikor Jakarta Yohannes Priana saat memberikan keterangannya kepada wartawan.

Dimana pada kasus ini Andi yang telah di tetapkan sebagai tersangka pada kasus E-KTP, Andi dinilai merupakan orang yang berperan penting pada kasus pengadaan proyek senilai 5,6 triliun rupiah tersebut.

Pada dakwaan yang diterima oleh Andi mengatakan Andi memberikan uang pada bulan September-October 2010 di salah satu ruangan Mustoko Weni di DPR, dan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang disebut menerima uang dari proyek E-KTP tersebut adalah :

1. 1 Anas Unbaningrum yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Franksi Demokrat senilai 500.000 USD

2. Arief Wibowo pada saat itu menjabat sebagai komisi II DPR menerima 100.000 USD

3. Chaeruman Harahap Saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR menerima 550.000 USD

4. Ganjar Pranowo pada saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR menerima 500.000 USD

5. Agun Gunandjar Sudarsa menjabat sebagai anggota Komisi II dan juga sebagai Badan Anggaran DPR menerima 1 juta USD

6. Mustiko Weni Pada saat itu menjabat sebagai anggota Komisi ii DPR mendapatkan 400.000 USD

7. Igmatius Mulyono yang merupakan anggota Komisi ll DPR mendapatkan 250.000 USD

8. Taufik Efendi Wakil Ketua Komisi ii DPR menerima 50.000 USD

9. Tegus Djuwarno wakil ketua Komisi ii DPR menerima 100.000 USD

Dan masi dalam surat dakwaan tersebut, terdapat perjanjian antara Setya Novanto, Anas Unrbanungrum dan M.Nazarudin dimana Komisi ii DPR menerima jatah 5 persen dari total anggaran, kemudian Andi dan Setya Novanto menerima 11 persen dari proyek E-KTP yang bernilai 5,9 triliun rupiah tersebut.

Pada dakwaan tersebut juga dituliskan Andi yang menyerahkan uang ke beberapa anggota Badan Angaran DPR setelah di pastikan akan mendapatkan 1,4 juta USD, kemudian pada bulan Desember 2010 Andi menyerahkan uang ke mendagri Diah Angriani sebesar 1t USD, dan dana tersebut untuk memuluskan proyek E-KTP ini.

Dan pada sidang ini terdapat lima orang saksi , yaitu Direktur Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, Ketua panitia Ruddy Indrato, PNS Kemendagri Bambang Supiryanto, PNS Kusmihardi dan juga PNS Kemendagri Sukoco Post Ibukota.



 
Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Lensa Berita Terkini Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet